Makassar – Senin pagi, 31 Agustus 2026, menjadi awal sebuah perjalanan baru bagi lima mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia dan Sastra Inggris. Mereka datang ke Perpustakaan Universitas Hasanuddin bukan sekadar untuk menjalankan kewajiban akademik, tetapi untuk melihat dari dekat bagaimana pengetahuan yang selama ini mereka pelajari di ruang kuliah diterapkan dalam dunia kerja.
Tiga di antaranya, Fatma, Eva, dan Widya, merupakan mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia. Mereka akan menjalani Kuliah Kerja Lapangan (KKL) selama dua bulan, mulai 1 September hingga 31 Oktober 2026. Sementara itu, dua mahasiswa Program Studi Sastra Inggris, Billy Steven dan Muhammad Daud, akan mengikuti program internship selama tiga bulan. Kelimanya mengikuti program Mata Kuliah Penguatan Kompetensi (MKPK) sebagai bagian dari proses pembelajaran berbasis pengalaman.
Kedatangan mereka disambut secara resmi oleh Kepala Perpustakaan Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. Hj. Munira Hasjim, S.S., M.Hum. Bagi Prof. Munira, kehadiran mahasiswa magang merupakan bagian dari keterbukaan perpustakaan dalam memberikan ruang belajar kepada generasi muda. Perpustakaan tidak hanya menjadi tempat mahasiswa mencari bahan bacaan, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk menguji pengetahuan, membangun keterampilan, dan mengenal dunia profesional.
“Pada dasarnya Perpustakaan Universitas Hasanuddin siap menerima Anda untuk menerapkan bidang keilmuan yang kalian dapatkan di bangku kuliah,” ujar Prof. Munira kepada kelima mahasiswa tersebut. Pesan itu terdengar sederhana, tetapi menyimpan makna penting: ilmu yang diperoleh di kampus tidak seharusnya berhenti sebagai teori. Ia perlu dicoba, dipraktikkan, bahkan diuji dalam situasi nyata.
Dalam penerimaan tersebut turut hadir Anshar Saud, Sekretaris Perpustakaan Unhas; Bukhari, S.T., Kepala Tata Usaha; Andi Milu Marguna, Ketua Divisi Pengembangan Pustakawan dan Pengelolaan Informasi; Nur Hasnah, Ketua Divisi Pengolahan Koleksi, Repository dan Digitalisasi; serta Andi Nasri Abduh dan Nurul Fitrihasari. Kehadiran para pengelola ini menjadi bagian dari penyambutan sekaligus pengenalan awal terhadap lingkungan kerja yang akan menjadi tempat belajar mereka selama beberapa bulan ke depan.
Usai prosesi penerimaan, kelima mahasiswa tersebut tidak langsung duduk di balik meja kerja. Mereka terlebih dahulu diajak berkeliling melalui library tour. Satu demi satu ruang dan titik layanan diperkenalkan. Mereka melihat bagaimana pemustaka datang mencari informasi, bagaimana layanan perpustakaan bekerja, serta bagaimana berbagai unit di dalam perpustakaan saling terhubung untuk memberikan pelayanan kepada sivitas akademika.