Komunitas diskusi berbahasa Inggris atau English Discussion Community di Perpustakaan Universitas Hasanuddin kembali aktif setelah sempat vakum. Kegiatan ini dilaksanakan di Perpustakaan Pusat Unhas sebagai bagian dari upaya meningkatkan kompetensi akademik dan kemampuan bahasa Inggris mahasiswa, khususnya yang sedang mengikuti program magang.
Program diskusi ini resmi dimulai kembali pada 25 Februari 2026 dan dijadwalkan berlangsung secara rutin sebanyak dua kali dalam sepekan. Peserta kegiatan terdiri dari sejumlah mahasiswa yang sedang menjalani kegiatan internship sebagai bagian dari pengembangan kompetensi akademik dan profesional mereka di lingkungan perpustakaan.
Kegiatan ini dipandu dan diinisiasi oleh Andi Nasri Abduh, seorang pustakawan sekaligus dosen MKU bahasa Inggris di Universitas Hasanuddin. Diskusi ini sering kali dilaksanakan di Unhasiana Corner, sebuah ruang khusus koleksi deposit karya-karya sivitas akademika Universitas Haasnuddin di perpustakaan. Ruang ini juga dirancang untuk mendukung kegiatan literasi, diskusi kelomopok terfokus skala kecil, dan pengembangan kemampuan bahasa dan berfikir kritis (critical thinking skill).
Seiring dengan mottonya sebagai “rumah para pencari ilmu”, diskusi pada pekan ini, mengangkat “The Use of University Library in Enhancing Academic Competence.” Topik ini dipilih untuk mendorong mahasiswa memahami pentingnya pemanfaatan perpustakaan sebagai sumber utama dalam meningkatkan kualitas akademik, penelitian, dan literasi informasi.
Menghidupkan kembali English Discussion Community di Perpustakaan Pusat Unhas memiliki peran yang sangat penting, khususnya dalam mendukung fungsi perpustakaan sebagai pusat pengembangan akademik di Universitas Hasanuddin. Beberapa alasan mengapa diskusi ini dihidupkan kembali antara lain : (1). Meningkatkan kompetensi akademik mahasiswa (2) Mendukung kemampuan penelitian (research skills); (3) Mengaktifkan kembali fungsi perpustakaan sebagai pusat intelektual. (4) Meningkatkan kepercayaan diri mahasiswa (5) Mempersiapkan mahasiswa untuk dunia global; (5) Mendukung mahasiswa magang (internship); (7) Membangun komunitas akademik yang aktif
English Discussion Community penting untuk dihidupkan kembali karena tidak hanya meningkatkan kemampuan bahasa Inggris mahasiswa, tetapi juga memperkuat fungsi perpustakaan sebagai pusat pembelajaran, dan penelitian.
Komunitas diskusi menciptakan lingkungan belajar kolaboratif di mana mahasiswa dari berbagai jurusan dapat saling berbagi perspektif, memperluas wawasan, dan membangun budaya akademik yang kuat
Materi pertama dibawakan oleh Yutaka Joshua Nicolaas, mahasiswa dari Program Studi Sosiologi Fakultas FISIP Unhas. Ia saat ini sedang melaksanakan program magang Mata Kuliah Pengembangan Kompetensi (MKPK) di perpustakaan sebagai bagian dari kurikulum akademiknya.
Dalam pemaparannya, Yutaka menekankan bahwa perpustakaan universitas memiliki peran penting sebagai pusat sumber daya akademik yang menyediakan berbagai referensi ilmiah, baik dalam bentuk fisik maupun digital. Ia juga menjelaskan bagaimana pemanfaatan perpustakaan secara optimal dapat membantu mahasiswa meningkatkan kemampuan riset, penulisan akademik, dan pemahaman materi perkuliahan.
Selain mahasiswa sosiologi, kegiatan ini juga dihadiri oleh mahasiswa dari berbagai program studi lain, termasuk Program Studi Sastra Prancis Universitas Hasanuddin dan Program Studi Ilmu Sejarah Universitas Hasanuddin. Keberagaman latar belakang peserta menciptakan suasana diskusi yang dinamis dan interaktif.
Selama sesi diskusi, peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pendapat, pengalaman, serta pandangan mereka mengenai pemanfaatan perpustakaan dalam menunjang kegiatan akademik. Diskusi dilakukan sepenuhnya dalam bahasa Inggris, sehingga peserta juga dapat melatih kemampuan komunikasi dan kepercayaan diri mereka dalam menggunakan bahasa tersebut.
Melalui program English Discussion Community ini, Perpustakaan Pusat Unhas berharap dapat menciptakan lingkungan akademik yang mendukung pengembangan literasi, kemampuan bahasa Inggris, serta kompetensi akademik mahasiswa. Program ini diharapkan dapat terus berjalan secara konsisten dan menjadi wadah bagi mahasiswa untuk berkembang secara intelektual dan profesional.
Menghidupkan kembali English Discussion Community di Perpustakaan Pusat Unhas sangat berdampak, khususnya dalam mendukung fungsinya sebagai rumah para pencari ilmu.
——
@unhas_library