Perpustakaan memiliki peran dan fungsi strategis dalam mendukung pengembangan Tri Dharma Perguruan Tinggi

yang meliputi Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat.

Sebagai bagian Institusi Pendidikan Tinggi, Perpustakaan perlu mendapat perhatian khusus.

Utamanya dalam hal penyediaan koleksi cetak dan elektronik, tata letak, sistem otomasi layanan yang terintegrasi, sistem manajemen mutu (ISO), pengembangan SDM serta beberapa hal penting lainya.

Guna menunjang hal tersebut, Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia (FPPTI) Wilayah Sulsel menggelar workshop bersama UPT Perpustakaan dari beberapa Kampus di Sulsel.

Mengangkat tema “Penguatan Kelembagaan Perpustakaan melalui Akreditasi”, Workshop ini dilaksanakan di Raising Hotel, Jl Prof Dr Abdul Rahman Basalamah, Panakkukang, Makassar, Jumat (25/3/2022).

Ketua penyelenggaran kegiatan Amal Zaihal MM mengatakan bahwa Akreditasi sangat penting untuk memenuhi perysaratan melakukan kegiatan pengelolaan perpustakaan. Dengan akreditasi maka perpustakaan akan mendapatkan pengakuan formal dari Lembaga Akreditas yang berwenang yakni LAP-N.

“Akreditasi sangat penting karena ini berkaitan dengan kualitas perpustakaan dari berbagai sisi. Mulai sarana dan prasarana hingga pelayanan,” ujar Amal Zaihal.

Workshop ini dibuka oleh Ketua FPPTI Pusat sekaligus Kepala Perpustakaan Universitas Indonesia Mariyah M.Hum.

Hadir sebagai pemateri, antara lain Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Sulsel Hasan Sijaya MH, koordinator Unit Teknologi Informasi Perpustakaan Universitas Hasanuddin Dr Iskandar, Pustakawan Ahli Madya DPK Sulsel Andi Amriana MM, dan Pustakawan Ahli Madya UIN Alauddin Syamsir MM.

Pemateri tersebut membahas komponen satu tentang koleksi perpustakaan, komponen sarana dan prasarana serta pelayanan dan tenaga perpustakaan. “Masing-masing komponen mempunyai bobot tersendiri yang telah diatur dalam instrumen penilaian akreditasi perguruan tinggi,” ujar Amal Zaihal.

“Workshop ini merupakan evaluasi yang dilakukan oleh pihak eksternal untuk menilai dan mendorong peningkatan kualitas dan efektivitas perpustakaan. tujuannya memperbaiki lembaga yang diakreditasi,” sambungnya.

Kegiatan ini diikuti sekitar 83 orang peserta. Mayoritas peserta merupakan kepala Perpustakaan Perguruan Tinggi di Wilayah Sulsel, serta beberapa orang staf yang menangai bidang khusus.

Kedepannya, seluruh UPT Perpustakaan telah bersiap diri menyambut perkembangan teknologi. Perpustakaan dari berbagai kampus ini mulai memanfaatkan media digital untuk memudahkan akses memperoleh sumber pembelajaran.

2 Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *