MAKASSAR, 3 November 2026 – Kolaborasi antara perpustakaan dan media kampus menjadi salah satu langkah strategis untuk memperluas jangkauan informasi, memperkenalkan inovasi layanan, serta mendekatkan perpustakaan dengan sivitas akademika. Semangat inilah yang melandasi pertemuan pimpinan Perpustakaan Universitas Hasanuddin (Unhas) dengan Tim Unhas_TV dalam rangka merealisasikan perjanjian kerja sama yang telah ditandatangani pada Mei 2026 lalu. Pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan untuk menghadirkan program komunikasi dan publikasi bertajuk LIBTALKS.
Pertemuan yang berlangsung di Lounge Perpustakaan Unhas pada Selasa (3/11) itu dipandu langsung oleh Kepala UPT Perpustakaan Unhas, Prof. Dr. Munira Hasjim, S.S., M.Hum. Hadir dalam kesempatan tersebut Sekretaris Perpustakaan, Anshar Saud, S.Si., M.Farm.; Ketua Divisi Pengembangan SDM dan Pengelolaan Informasi, Nur Hasnah; serta Kepala Tata Usaha, Hj. Hasrawati. Sementara itu, Tim Unhas_TV diwakili oleh Fitriansyah Adisurya selaku Senior Producer dan Husnul Hatimah sebagai reporter & host.

Pembahasan utama pertemuan berfokus pada langkah konkret pelaksanaan kerja sama, khususnya dalam mengembangkan konten komunikasi yang mampu memperkenalkan potensi, program, dan layanan Perpustakaan Unhas kepada masyarakat luas. Kedua pihak memandang bahwa sinergi antara pengelola perpustakaan dan media universitas dapat menjadi sarana efektif untuk membangun komunikasi publik yang lebih kreatif, informatif, dan berkelanjutan. Melalui kolaborasi ini, perpustakaan tidak hanya hadir sebagai penyedia sumber informasi, tetapi juga sebagai ruang dialog dan pertukaran gagasan.
Sebagai tindak lanjut, kedua pihak menyepakati peluncuran atau kick-off program LIBTALKS pada pekan ketiga November 2026. Program ini dirancang sebagai ruang perbincangan yang menghadirkan tokoh-tokoh penting Universitas Hasanuddin untuk berbagi gagasan, pengalaman, pandangan, serta kontribusi mereka dalam pengembangan pendidikan tinggi. Kehadiran para pimpinan universitas diharapkan memberikan perspektif yang lebih luas mengenai peran perpustakaan dalam mendukung pembelajaran, penelitian, inovasi, dan pengembangan institusi.

Dalam pertemuan tersebut, disepakati pula empat nama yang menjadi prioritas narasumber pada tahap awal program. Mereka adalah Rektor Unhas, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc.; Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. drg. Muhammad Ruslin, Sp.BM., Ph.D.; Prof. Ir. Adi Maulana, M.Eng., Ph.D.; serta Kepala UPT Perpustakaan Unhas, Prof. Dr. Munira Hasjim, S.S., M.Hum. Urutan tersebut dirancang untuk memberikan ruang bagi para pimpinan dan tokoh universitas dalam menyampaikan pemikiran serta pengalaman mereka melalui format perbincangan yang komunikatif.
Dari keempat nama tersebut, kehadiran Rektor Unhas, Prof. Jamaluddin Jompa atau yang akrab disapa Prof. JJ, sangat diharapkan untuk mengisi episode perdana sekaligus menjadi narasumber dalam kick-off LIBTALKS. Kehadiran Rektor pada peluncuran program ini dinilai strategis, tidak hanya untuk memperkuat dukungan institusi terhadap kolaborasi tersebut, tetapi juga untuk memperkenalkan Perpustakaan Universitas Hasanuddin sebagai the best innovative academic library in Eastern Indonesia. Melalui kesempatan itu, berbagai inovasi, transformasi layanan, dan kontribusi perpustakaan dalam mendukung ekosistem akademik Unhas diharapkan dapat semakin dikenal.

Bagi Perpustakaan Unhas, LIBTALKS merupakan peluang untuk mengembangkan pendekatan promosi perpustakaan yang lebih segar dengan memanfaatkan kekuatan media audiovisual dan komunikasi digital. Program ini juga diharapkan menjadi wadah dokumentasi pemikiran para akademisi, pimpinan universitas, dan tokoh inspiratif yang memiliki kontribusi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan. Dengan demikian, konten yang dihasilkan tidak hanya berfungsi sebagai media publikasi, tetapi juga dapat menjadi sumber informasi dan pengetahuan yang bernilai bagi sivitas akademika maupun masyarakat.
Kesepakatan antara Perpustakaan Unhas dan Unhas_TV ini menandai langkah awal dari realisasi kerja sama yang lebih produktif dan berorientasi pada penguatan citra kelembagaan. Melalui LIBTALKS, perpustakaan diharapkan semakin hadir di ruang publik, tidak sekadar sebagai tempat membaca dan mengakses koleksi, melainkan sebagai pusat gagasan, dialog, dan inspirasi. Kolaborasi ini sekaligus menegaskan bahwa perpustakaan adalah rumah para pencari ilmu.

——-
@unhas_library