Makassar – Setiap pertemuan menghadirkan pengalaman, dan setiap perpisahan menyisakan kenangan. Ungkapan tersebut terasa dalam acara penarikan lima mahasiswa peserta Mata Kuliah Pengembangan Kompetensi (MKPK) yang telah menjalani kegiatan di Perpustakaan Universitas Hasanuddin (Unhas), Jumat, 9 Oktober 2026.

Acara yang dipandu langsung oleh Kepala Tata Usaha Perpustakaan Unhas, Hasrawati, S.E., berlangsung dalam suasana hangat dan penuh haru. Momen tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa dan pihak perpustakaan untuk mengenang kebersamaan sekaligus menyampaikan pesan dan harapan sebelum para mahasiswa kembali melanjutkan perjalanan akademik mereka. Kelima mahasiswa tersebut berasal dari dua program studi. Mereka adalah Muhammad Syaifullah dan Dela Puspita Sari dari Program Studi Sastra Barat Roman, serta Siti Nurhikmah, Widyawati, dan Elva Eva Sampe dari Program Studi Sastra Indonesia. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Divisi Pengembangan SDM dan Pengelolaan Informasi, Ketua Divisi Layanan dan Penjaminan Mutu, Andi Milu Marguna, serta staf pengelola informasi, Suci dan Nurul Fitrihasari.

Bukan Sekadar Menjalani Mata Kuliah
Bagi para mahasiswa, kegiatan MKPK di Perpustakaan Unhas bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik. Kesempatan berada langsung di lingkungan kerja memberikan pengalaman untuk mengenal dinamika pelayanan perpustakaan, berinteraksi dengan para pustakawan dan staf, serta memahami bagaimana pengetahuan dan keterampilan diterapkan dalam praktik sehari-hari.
Di balik rutinitas dan tugas yang dijalani, tumbuh pula pengalaman personal yang memberikan warna tersendiri bagi perjalanan mereka. Pertemuan dengan orang-orang baru, proses beradaptasi dengan lingkungan kerja, hingga kebersamaan selama menjalani kegiatan menjadi bagian dari pembelajaran yang tidak selalu ditemukan di ruang kuliah.
Karena itu, acara penarikan ini menjadi lebih dari sekadar penanda berakhirnya masa kegiatan. Momen tersebut juga menjadi ruang refleksi bagi mahasiswa untuk melihat kembali pengalaman yang telah dilalui dan mengambil pelajaran yang dapat dibawa ke tahap pendidikan berikutnya.

Pesan Perpisahan: Bawa Pulang yang Baik
Dalam sambutannya, Kepala Tata Usaha Perpustakaan Unhas, Hasrawati, S.E., berpesan agar para mahasiswa senantiasa menjaga nama baik almamater, khususnya unit kerja perpustakaan yang telah menjadi tempat mereka mengembangkan kompetensi. Ia mengingatkan bahwa setiap pengalaman di lingkungan kerja dapat memberikan pelajaran, baik melalui hal-hal yang menyenangkan maupun situasi yang menjadi tantangan. Karena itu, mahasiswa diharapkan mampu menyikapinya secara dewasa dan bijaksana.

Hasrawati menyampaikan pesan aga0r hal-hal yang dirasakan kurang menyenangkan tidak perlu dibawa pulang sebagai beban. Sebaliknya, pengalaman baik, pengetahuan, dan kenangan positif selama berada di Perpustakaan Unhas hendaknya menjadi bekal untuk perjalanan mereka selanjutnya.
Pesan tersebut mengandung makna sederhana tetapi mendalam: pengalaman bukan hanya tentang apa yang terjadi, melainkan juga tentang bagaimana seseorang mengambil hikmah darinya. Dalam dunia akademik maupun profesional, kemampuan menghargai orang lain, menjaga sikap, dan belajar dari berbagai situasi merupakan bagian penting dari pembentukan karakter.

Bagi mahasiswa yang sedang mempersiapkan diri memasuki dunia profesional, pengalaman seperti ini dapat menjadi bekal untuk membangun tanggung jawab, kedisiplinan, kemampuan berkomunikasi, dan sikap saling menghargai.
Cendera Mata sebagai Tanda Kenangan. Suasana kebersamaan berlanjut hingga penghujung acara. Sebagai bentuk apresiasi dan kenang-kenangan, kelima mahasiswa menerima cendera mata dan suvenir dari Perpustakaan Unhas. Penyerahan dilakukan oleh Kepala Tata Usaha bersama Ketua Divisi.
Acara kemudian ditutup dengan foto bersama antara para mahasiswa dan pihak perpustakaan. Senyum yang terabadikan dalam foto tersebut menjadi penanda sebuah perjalanan yang telah sampai pada satu tahap, sekaligus awal bagi perjalanan baru yang menanti di depan.

Kegiatan MKPK ini juga memperlihatkan peran perpustakaan sebagai ruang pembelajaran yang lebih luas daripada sekadar tempat mengakses buku dan informasi. Perpustakaan dapat menjadi lingkungan untuk mengembangkan kompetensi, membangun relasi, mengenal budaya kerja, dan menumbuhkan nilai-nilai profesional.
Bagi Perpustakaan Unhas, kehadiran mahasiswa merupakan bagian dari proses berbagi pengetahuan dan pengalaman dengan generasi muda. Sementara bagi para mahasiswa, pengalaman yang diperoleh selama kegiatan diharapkan menjadi bekal berharga untuk menyelesaikan studi dan mempersiapkan masa depan.
Pada akhirnya, penarikan mahasiswa MKPK bukan hanya tentang berakhirnya sebuah kegiatan akademik. Ada pengalaman yang dibawa pulang, ada pelajaran yang akan dikenang, dan ada hubungan baik yang diharapkan tetap terjaga meskipun kebersamaan di tempat yang sama telah usai. Keberhasilan sebuah proses belajar tidak hanya diukur dari kompetensi yang diperoleh, tetapi juga dari nilai-nilai baik yang tumbuh dan kenangan bermakna yang menyertai perjalanan seseorang.