Makassar, 1 Oktober 2026 — Perpustakaan Universitas Hasanuddin terus memperkuat komitmennya terhadap peningkatan mutu tata kelola dan layanan melalui pelaksanaan **Audit Internal Sasaran Mutu ISO 9001**. Proses auditing berlangsung di *Lounge Perpustakaan Pusat Universitas Hasanuddin*, Kamis (1/10/2026), dengan melibatkan pimpinan, para ketua divisi, staf, dan pustakawan Perpustakaan Unhas.
Kegiatan audit internal tersebut dipimpin oleh **Prof. Dr. Ir. Sharifuddin Bin Andy Omar, M.Sc.** selaku ketua tim auditor, bersama anggota auditor **Asrina, S.Pd.** Audit menjadi bagian penting dalam memastikan berbagai dokumen, laporan, proses kerja, serta pelaksanaan program perpustakaan berjalan sesuai dengan sasaran mutu yang telah ditetapkan.
Dalam proses auditing, Tim Auditor memberikan sejumlah masukan dan koreksi terhadap beberapa aspek yang masih perlu diperbaiki maupun dilengkapi. Masukan tersebut terutama diarahkan pada penyempurnaan dokumentasi, laporan administrasi, serta berbagai bukti pelaksanaan kegiatan yang nantinya akan menjadi bagian penting dalam menghadapi **Audit Eksternal**.
Tim Auditor juga memberikan perhatian terhadap berbagai inovasi yang telah dikembangkan oleh Perpustakaan Universitas Hasanuddin. Berbagai inovasi terbaru yang telah dilakukan perlu ditampilkan dan didokumentasikan secara lebih optimal, terutama apabila inovasi tersebut memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan mutu dan kualitas layanan kepada pemustaka.
Bagi Perpustakaan Unhas, audit internal bukan sekadar proses pemeriksaan untuk menemukan kekurangan. Lebih dari itu, audit menjadi ruang evaluasi untuk melihat kembali berbagai proses yang telah dilakukan, mengidentifikasi hal-hal yang masih perlu dibenahi, sekaligus memastikan bahwa setiap inovasi dan program yang dikembangkan benar-benar memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas layanan.
**Kepala Perpustakaan Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. Munira Hasjim, M.Hum.**, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Tim Auditor atas berbagai koreksi, masukan, dan arahan yang diberikan selama proses audit. Menurutnya, seluruh masukan tersebut akan menjadi bahan penting bagi perpustakaan untuk melakukan pembenahan secara menyeluruh.
“Terima kasih atas koreksi dan arahan Tim Auditor untuk memperbaiki seluruh laporan dan dokumen administrasi yang kami miliki. Insya Allah, setelah ini akan langsung kami tindak lanjuti,” ujar Prof. Munira.
Ia menambahkan bahwa Perpustakaan Unhas juga akan terus berupaya melengkapi sejumlah fasilitas yang masih dibutuhkan untuk mendukung peningkatan kualitas layanan. Penyediaan fasilitas tersebut diharapkan dapat memperkuat kapasitas perpustakaan sekaligus mendukung terwujudnya layanan yang memenuhi standar yang lebih tinggi.
“Beberapa fasilitas perpustakaan yang belum kami miliki untuk peningkatan layanan akan segera kita adakan, agar Perpustakaan Unhas ini dapat berstandar nasional, bahkan standar internasional,” lanjutnya.
Komitmen terhadap peningkatan mutu juga ditegaskan oleh **Sekretaris Perpustakaan Universitas Hasanuddin, Anshar Saud**. Ia menyampaikan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti berbagai dokumen yang masih diperlukan dan melakukan penyempurnaan terhadap aspek-aspek yang menjadi catatan dalam audit internal.
Menurut Anshar, penyelesaian dokumen dan pemenuhan berbagai persyaratan bukan semata-mata untuk kepentingan menghadapi audit eksternal, tetapi juga merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pengelolaan perpustakaan secara berkelanjutan. Peningkatan kualitas layanan kepada sivitas akademika menjadi salah satu prioritas yang akan terus diperkuat.
“Dokumen yang dibutuhkan akan kami selesaikan secepatnya dan kualitas layanan akan terus kami tingkatkan untuk sivitas akademika,” ungkap Anshar.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir sejumlah unsur pimpinan dan pengelola Perpustakaan Universitas Hasanuddin, di antaranya **Ketua Divisi Pengembangan SDM dan Pengelolaan Informasi, Ketua Divisi Repositori dan Pengembangan Koleksi, Ketua Divisi Layanan Umum dan Penjaminan Mutu**, serta sejumlah staf dan pustakawan.
Keterlibatan berbagai unsur tersebut menunjukkan bahwa upaya peningkatan mutu tidak hanya menjadi tanggung jawab pimpinan, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh unsur yang berada di lingkungan Perpustakaan Universitas Hasanuddin. Setiap divisi memiliki peran penting dalam memastikan sistem pengelolaan, dokumentasi, pelayanan, dan inovasi berjalan secara konsisten.
Audit internal Sasaran Mutu ISO 9001 akhirnya menjadi momentum refleksi sekaligus persiapan bagi Perpustakaan Unhas untuk melangkah ke tahap berikutnya. Setiap koreksi menjadi bahan perbaikan, setiap dokumen menjadi bagian dari akuntabilitas, dan setiap inovasi menjadi bukti bahwa perpustakaan terus bergerak mengikuti kebutuhan pemustaka.
Dengan semangat perbaikan berkelanjutan tersebut, Perpustakaan Universitas Hasanuddin berkomitmen untuk terus membangun tata kelola yang semakin tertib, layanan yang semakin berkualitas, serta inovasi yang semakin relevan. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat posisi Perpustakaan Unhas sebagai institusi informasi dan pembelajaran yang mampu memenuhi standar mutu nasional sekaligus terus bergerak menuju **standar layanan perpustakaan bertaraf internasional**.