Makassar, 7 September 2026 — Suasana penuh kebersamaan dan nuansa religius mewarnai kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H yang diselenggarakan Perpustakaan Universitas Hasanuddin. Kegiatan tersebut menjadi salah satu rangkaian Reading Day 2026 dalam menyambut Dies Natalis Universitas Hasanuddin ke-70. Tidak hanya diisi dengan tausyiah keagamaan, peringatan Maulid juga dirangkaikan dengan lomba menghias nasi tumpeng atau songkolo kaddok minyak yang melibatkan para pustakawan dan pengelola Reading Room di lingkungan Universitas Hasanuddin tepat di hari Senin, 7 September 2026

Rangkaian Reading Day 2026 Perpustakaan Unhas dikemas dalam sejumlah kegiatan yang bertujuan mempererat kebersamaan sekaligus meningkatkan semangat profesionalisme para pustakawan dan pengelola ruang baca. Selain peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, kegiatan tersebut juga mencakup pemilihan pustakawan atau pengelola Reading Room terbaik serta berbagai permainan (games) antarpustakawan dan pengelola Reading Room.

Dalam sambutannya pada acara Maulid Nabi SAW, Kepala Perpustakaan Universitas Hasanuddin mengajak seluruh pustakawan dan pengelola Reading Room menjadikan momentum Maulid bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi sebagai kesempatan untuk mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan kualitas kinerja. Keteladanan Rasulullah SAW, menurutnya, dapat menjadi inspirasi bagi seluruh insan perpustakaan dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan terbaik kepada sivitas akademika.

“Maulid Nabi hendaknya menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan kinerja kita, sebagaimana keteladanan yang telah dicontohkan oleh Baginda Nabi Muhammad SAW,” demikian pesan yang disampaikan dalam sambutan tersebut.

Hikmah Maulid kemudian disampaikan oleh Muhammad Rusli Hasil, S.Ag. selaku muballigh. Selama kurang lebih 30 menit, ia menyampaikan tausyiah mengenai kehidupan Rasulullah SAW, keteladanan beliau, serta amalan-amalan yang dapat dilakukan umat Islam untuk meningkatkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.

Salah satu pesan yang disampaikan adalah pentingnya memperbanyak shalawat kepada Rasulullah SAW, khususnya pada bulan Maulid. “Perbanyaklah membaca sholawat kepada Baginda Nabi SAW, apalagi di bulan Maulid, karena salah satu amalan yang Allah pun melaksanakannya adalah sholawat kepada Baginda Nabi SAW. Sebagai latihan awal, bapak/ibu bisa membiasakannya pada hitungan 1.000 per hari,” ungkap Muhammad Rusli Hasil dalam tausyiahnya.

Ia juga mengingatkan bahwa kebiasaan bershalawat hendaknya tidak hanya menjadi rutinitas lisan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendekatkan diri kepada Allah SWT dan menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW. Dengan membiasakan diri bershalawat dan menghidupkan keteladanan Nabi dalam kehidupan sehari-hari, umat diharapkan memperoleh keberkahan serta pertolongan Allah SWT dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan, baik yang berkaitan dengan urusan dunia maupun akhirat.

Usai tausyiah, suasana kegiatan berubah menjadi lebih semarak. Para pustakawan dan pengelola Reading Room yang telah terbagi dalam beberapa kelompok mulai mempersiapkan kreativitas masing-masing untuk mengikuti lomba menghias nasi tumpeng dan kaddok minyak. Sajian tradisional tersebut tidak hanya menjadi hidangan dalam perayaan Maulid, tetapi juga menjadi medium untuk mengekspresikan kreativitas, kekompakan, dan semangat kebersamaan antarpengelola perpustakaan dan ruang baca.

Setiap kelompok berupaya menampilkan kreasi terbaiknya. Setelah proses menghias selesai, masing-masing perwakilan kelompok kemudian mempresentasikan hasil karya mereka di hadapan peserta lainnya. Pada momen tersebut, kreativitas kuliner berpadu dengan kemampuan komunikasi, kekompakan tim, serta suasana kekeluargaan yang menjadi ciri khas kegiatan bersama keluarga besar Perpustakaan Universitas Hasanuddin.

Rangkaian kegiatan Reading Day 2026 ini pada akhirnya bukan hanya tentang kompetisi untuk menentukan siapa yang terbaik. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk mempertemukan para pustakawan dan pengelola Reading Room dalam suasana yang lebih akrab, membangun semangat kebersamaan, serta merefleksikan kembali nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan profesional sebagai insan perpustakaan.

Pengumuman para pemenang, baik untuk kategori pustakawan/pengelola Reading Room terbaik maupun lomba-lomba lainnya, insya Allah akan dilaksanakan pada 14 September 2026, bertepatan dengan Hari Kunjung Perpustakaan. Momentum tersebut diharapkan menjadi puncak rangkaian Reading Day 2026 sekaligus bagian dari semarak menyambut Dies Natalis Universitas Hasanuddin ke-70.

Melalui rangkaian kegiatan ini, Perpustakaan Universitas Hasanuddin menunjukkan bahwa perpustakaan bukan hanya ruang untuk membaca dan mengakses informasi, tetapi juga ruang untuk membangun silaturahmi, menumbuhkan nilai-nilai kebersamaan, merawat budaya, dan memperkuat karakter. Semangat Maulid Nabi Muhammad SAW pun diharapkan terus hidup dalam keseharian para pustakawan: meneladani akhlak Rasulullah, memperkuat kebersamaan, dan bekerja dengan penuh keikhlasan untuk memberikan layanan terbaik bagi sivitas akademika Universitas Hasanuddin.