Di tengah semaraknya kegiatan Car Free Day (CFD) setiap Ahad pagi 26 July 2026 di Kota Makassar, Mobil Perpustakaan Keliling Universitas Hasanuddin kembali hadir menyapa masyarakat. Kali ini, layanan literasi tersebut menjangkau dua titik keramaian, yakni kawasan Jalan Jenderal Sudirman dan Centre Point of Indonesia (CPI). Kehadiran mobil perpustakaan menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang sedang menikmati akhir pekan dengan berolahraga, sekaligus menghadirkan ruang baca yang nyaman di tengah suasana kota yang dinamis.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Perpustakaan Universitas Hasanuddin, Prof. Hj. Munira Hasjim, didampingi Sekretaris Perpustakaan, Anshar Saud serta sejumlah pustakawan dan pegiat literasi kampus. Kehadiran mereka merupakan bentuk komitmen Perpustakaan Universitas Hasanuddin dalam menghadirkan layanan informasi yang lebih dekat dengan masyarakat. Melalui mobil perpustakaan, buku-buku tidak hanya tersimpan di rak perpustakaan, tetapi juga dibawa langsung ke ruang-ruang publik agar dapat dinikmati oleh semua kalangan.

Di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, suasana Car Free Day tampak begitu semarak. Dua ruas jalan sepanjang kurang lebih dua kilometer ditutup sepenuhnya dari kendaraan bermotor sehingga ribuan warga leluasa berjalan kaki, berlari, bersepeda, maupun mengikuti berbagai aktivitas komunitas. Di tengah padatnya pengunjung, stan Mobil Perpustakaan Universitas Hasanuddin menjadi salah satu persinggahan favorit. Banyak peserta jogging dan keluarga yang sengaja berhenti sejenak untuk membaca buku, berbincang dengan pustakawan, atau sekadar menikmati suasana literasi di ruang terbuka.
Berbeda dengan penyelenggaraan di Jalan Sudirman (Ahad, 19 Juli 2026) kawasan Car Free Day Centre Point of Indonesia (CPI) menerapkan konsep yang sedikit berbeda. Mengingat kawasan ini merupakan pusat bisnis (central business park) dengan arus kendaraan yang tetap tinggi pada hari Ahad, akses bagi kendaraan roda dua maupun roda empat masih dibuka. Namun demikian, satu lajur jalan secara khusus disediakan bagi masyarakat yang melakukan aktivitas olahraga seperti jogging, bersepeda, berjalan santai, maupun senam bersama. Pengaturan tersebut memungkinkan kegiatan ekonomi dan olahraga berjalan berdampingan secara harmonis.

Mobil Perpustakaan Universitas Hasanuddin ditempatkan di salah satu sudut kawasan pertokoan dan area bisnis CPI. Lokasi tersebut ternyata menjadi pilihan yang strategis. Sejak pagi hingga menjelang siang, banyak pengunjung yang singgah untuk melihat koleksi buku, membaca bersama keluarga, atau sekadar beristirahat setelah berolahraga. Suasana lesehan yang santai menjadikan stan perpustakaan terasa hangat dan akrab. Buku-buku yang tersaji berhasil menarik perhatian anak-anak, mahasiswa, orang tua, hingga masyarakat umum yang penasaran dengan layanan perpustakaan keliling.
Menurut Kepala Perpustakaan Universitas Hasanuddin, Prof.Dr. Hj. Munira Hasjim, S.S.,M.Hum.kegiatan ini merupakan salah satu upaya nyata dalam menumbuhkembangkan budaya literasi di tengah masyarakat. “Program ini kami laksanakan secara rutin setiap pekan sebagai bagian dari komitmen perpustakaan dalam mendekatkan buku kepada masyarakat. Kami juga berupaya menciptakan suasana yang nyaman dengan menyediakan konsumsi ringan serta teh panas yang dapat dinikmati secara mandiri oleh para pengunjung sambil lesehan membaca bersama keluarga,” ujarnya. Konsep sederhana tersebut diharapkan mampu menjadikan membaca sebagai aktivitas yang menyenangkan dan membudaya.

Keberhasilan kegiatan ini tidak terlepas dari dedikasi para pustakawan yang bertugas melayani masyarakat. Pada pelaksanaan pekan ini, layanan Mobil Perpustakaan didukung oleh Nuraeda, Tri Murtiati, Darmiati Harun, Hj. Asmawati Mile, dan Muhammad Takdim. Mereka tidak hanya membantu pengunjung memilih buku, tetapi juga aktif mengajak masyarakat berdiskusi, memperkenalkan layanan Perpustakaan Universitas Hasanuddin, serta menumbuhkan minat baca melalui pendekatan yang ramah dan komunikatif.
Humas Perpustakaan Universitas Hasanuddin, Nasri A. Muhammad Abduh, menyampaikan harapannya agar program ini dapat terus berlanjut dan menjadi agenda rutin yang semakin diminati masyarakat. “Kami sangat berharap kegiatan ini bisa terus berlangsung tanpa kendala. Ini merupakan salah satu bentuk kegiatan pedagogis yang bersifat semi formal, tidak seserius suasana di ruang kuliah. Alhamdulillah, stan kami selalu ramai dikunjungi, dan masyarakat tampak menikmati koleksi buku yang kami sajikan. Melihat antusiasme tersebut menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan layanan literasi yang lebih dekat dengan masyarakat,” ungkapnya.

Melalui kegiatan Mobil Perpustakaan Keliling di Car Free Day Sudirman dan CPI, Perpustakaan Universitas Hasanuddin kembali menegaskan perannya sebagai institusi yang tidak hanya melayani kebutuhan informasi sivitas akademika, tetapi juga hadir di tengah masyarakat sebagai penggerak budaya baca. Di antara langkah kaki para pelari, kayuhan sepeda, dan riuh kebersamaan warga pada Minggu pagi, hadir sebuah pesan sederhana namun bermakna: membangun masyarakat yang sehat tidak hanya dilakukan dengan menggerakkan tubuh, tetapi juga dengan menggerakkan pikiran melalui membaca. Mobil perpustakaan pun menjadi simbol bahwa ilmu pengetahuan akan selalu menemukan jalannya untuk mendekati masyarakat, di mana pun mereka berada.
—–
@unhas_library