Makassar – Komitmen Perpustakaan Universitas Hasanuddin sebagai rumah para pencari ilmu dan menjadi pusat pembelajaran dan pengembangan kompetensi calon pustakawan kembali diwujudkan melalui penerimaan tiga mahasiswa Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Sains Informasi Universitas Islam Makassar (UIM) yang akan mengikuti program magang selama tujuh pekan. Kegiatan penerimaan berlangsung pada Senin (20/7/2026) di Perpustakaan Universitas Hasanuddin.
Ketiga mahasiswa tersebut adalah Inayah, Sri Aprilianty, dan Nuraliza, mahasiswa semester enam yang berasal dari tiga daerah berbeda, yakni Sri Aprilianty dari Flores, Nuraliza dari Maluku Tenggara, dan Inayah dari Bulukumba. Mereka hadir didampingi langsung oleh Ketua Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Sains Informasi UIM, Dr. Herman Abdollah, M.IP., sebagai bentuk dukungan institusi terhadap penguatan kompetensi mahasiswa melalui pengalaman belajar di lapangan.
Rombongan diterima secara resmi oleh Kepala Tata Usaha Perpustakaan Universitas Hasanuddin, Ir. Bukhari, bersama Andi Milu Marguna, Kepala Divisi Pengembangan Pustakawan dan Pengelolaan Informasi, Dr. Iskandar, Kepala Divisi Layanan Umum dan Penjaminan Mutu, serta Pustakawan Ahli Pertama, Andi Nasri Abduh. Dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan, para mahasiswa diperkenalkan dengan lingkungan kerja serta gambaran umum mengenai berbagai unit layanan yang akan menjadi tempat mereka belajar selama masa magang (Juli s.d. pekan kedua September 2026).
Dalam sambutannya, Dr. Herman Abdollah, M.IP. menyampaikan apresiasi kepada Perpustakaan Universitas Hasanuddin yang kembali membuka ruang belajar bagi mahasiswa UIM. Ia berharap para mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengembangkan kemampuan profesional sekaligus memperluas wawasan mengenai pengelolaan perpustakaan modern.
“Kami menitipkan anak-anak didik kami untuk dibina di Perpustakaan Universitas Hasanuddin selama tujuh pekan. Kami berharap, ketika mereka kembali ke kampus, bukan hanya membawa laporan magang, tetapi juga membawa pengalaman, keterampilan, dan bekal profesional yang dapat mereka kembangkan pada masa mendatang,” ujar Dr. Herman.
Selama menjalani program magang, para mahasiswa akan mendapatkan pembelajaran mengenai berbagai aspek pengelolaan perpustakaan, mulai dari layanan pemustaka, pengolahan koleksi, pengelolaan informasi, hingga pemanfaatan layanan digital dan teknologi informasi. Selain memperoleh pembekalan teoritis, mereka juga akan terlibat secara langsung dalam aktivitas pelayanan sehingga mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan ke dalam praktik kerja nyata.
Perpustakaan Universitas Hasanuddin secara konsisten membuka kesempatan magang bagi mahasiswa ilmu perpustakaan dari berbagai perguruan tinggi sebagai bagian dari upaya mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang perpustakaan, informasi, dan literasi. Melalui pengalaman belajar yang berbasis praktik, para mahasiswa diharapkan mampu memahami tantangan sekaligus dinamika pengelolaan perpustakaan perguruan tinggi di era transformasi digital.
Keberagaman asal daerah para peserta magang juga menjadi warna tersendiri dalam program ini. Berasal dari Flores, Maluku Tenggara, dan Bulukumba, ketiganya membawa latar belakang budaya yang berbeda namun dipersatukan oleh semangat untuk belajar dan berkembang. Perpustakaan Universitas Hasanuddin menjadi ruang bertemunya berbagai pengalaman, gagasan, dan harapan yang memperkaya proses pembelajaran selama masa magang.
Melalui program ini, Perpustakaan Universitas Hasanuddin kembali memperkuat diri sebagai rumah para pencari ilmu yang perannya bukan hanya sebagai pusat layanan informasi bagi sivitas akademika, tetapi juga sebagai laboratorium pembelajaran bagi calon pustakawan dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Kepercayaan yang terus diberikan oleh berbagai institusi pendidikan menunjukkan bahwa Perpustakaan Universitas Hasanuddin telah menjadi ruang kolaborasi yang mampu membina kompetensi profesional, memperluas jejaring akademik, serta melahirkan generasi yang siap menghadapi tantangan pengelolaan informasi di masa depan.
—–
@unhas_library