Perpustakaan Universitas Hasanuddin kembali membuka program Orientasi Perpustakaan untuk belajar akses perpustakaan digital (Baper Digital) setelah kurang lebih tiga bulan tidak dilaksanakan. Kegiatan ini menjadi bagian dari tujuan perpustakaan dalam meningkatkan literasi informasi dan kemampuan akses sumber daya digital bagi mahasiswa.
Program Baper Digital dilaksanakan pada Sabtu, 28 Februari 2026, bertempat di ruang Digital Corner lantai dua Gedung Perpustakaan Universitas Hasanuddin. Suasana kegiatan berlangsung interaktif dengan pendekatan pembelajaran yang aplikatif dan berbasis praktik langsung.
Pada pelaksanaan kali ini, orientasi diikuti oleh empat orang mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat angkatan 2022 yang dipandu oleh Andi Nasri Abduh, librarian and General English Lecturer Universitas Hasanuddin dan Nurul Fitriahsari, humas perpustakaan. Meskipun jumlah peserta masih terbatas, kegiatan berlangsung efektif dan memungkinkan pendampingan yang lebih intensif kepada setiap peserta.
Dalam sesi pembelajaran, mahasiswa diperkenalkan dengan berbagai jenis layanan yang tersedia di Perpustakaan Universitas Hasanuddin. Penjelasan mencakup layanan sirkulasi, referensi, koleksi digital seperti akses ke jurnal internasional Science Direct yang dilanggan, layanan verifikasi tugas akhir, layanan untuk memperoleh surat keterangan bebas pustaka (bebas bengkalai) serta fasilitas ruang baca dan ruang diskusi yang dapat dimanfaatkan oleh sivitas akademika.
Selain itu, mahasiswa juga diperlihatkan beberapa ruangan yang biasa digunakan sebagai user, seperti ruang koleksi surat kabar, kolek buku tandon atau koleksi cadangan dan karel room buat peneliti dan mahasiswa program doktor, serta Braile Corner di gedung perpustakaan. Sehingga mereka memahami tata ruang dan fungsi setiap layanan yang tersedia. Tidak ketinggalan mereka diperlihatkan sejumlah corner internasional yang ada.
Bagi mahasiswa yang telah memasuki tahap akhir studi, diperkenalkan pula akses link bebas pustaka secara daring serta prosedur registrasi tugas akhir. Penjelasan ini bertujuan untuk membantu mahasiswa mempersiapkan tahapan akademik secara tertib dan terintegrasi dengan sistem perpustakaan.

Salah satu fokus utama dalam orientasi ini adalah memperkenalkan akses jurnal elektronik yang dilanggan oleh Universitas Hasanuddin, semisal Science Direct dan EBSCOHost. Mahasiswa diajarkan cara menelusur, mengunduh, serta memanfaatkan sumber-sumber ilmiah bereputasi untuk mendukung penulisan tugas dan penelitian.
Setelah sesi materi dan praktik selesai, keempat mahasiswa tersebut diajak berkeliling untuk melihat secara langsung sejumlah ruang layanan yang dapat mereka akses. Kegiatan tur ini memperkuat pemahaman mereka tentang fasilitas yang tersedia sekaligus mendorong pemanfaatan perpustakaan secara optimal.
Dengan kembali dibukanya program Baper Digital, Perpustakaan Universitas Hasanuddin berharap mahasiswa semakin terampil dalam mengakses sumber informasi digital serta mampu memaksimalkan layanan perpustakaan sebagai pusat pendukung kegiatan akademik dan riset.