Sebanyak 31 murid UPT SD Unggulan BTN Pemda Makassar melakukan kunjungan edukatif ke Perpustakaan Universitas Hasanuddin pada Selasa, 7 Januari 2026. Kunjungan ini bertujuan untuk memilih spot pengambilan gambar foto dengan latar belakang koleksi buku dan ruang baca perpustakaan yang akan digunakan dalam pembuatan year book sekolah Tahun 2025.
Para murid tiba di Perpustakaan Universitas Hasanuddin dengan penuh antusias, didampingi oleh beberapa orang tua murid serta guru kelas. Sejak kedatangan mereka, suasana perpustakaan tampak lebih hidup dengan semangat dan rasa ingin tahu para siswa yang untuk pertama kalinya berkesempatan melihat langsung fasilitas perpustakaan perguruan tinggi.
Selama kunjungan, para murid diajak berkeliling untuk mengenal berbagai pojok baca perpustakaan yang dinilai representatif sebagai latar belakang foto, seperti area rak koleksi buku, ruang baca terbuka, serta beberapa spot ikonik yang mencerminkan nuansa literasi dan akademik. Kegiatan ini juga menjadi pengalaman berharga bagi para siswa dalam menumbuhkan kecintaan terhadap buku dan budaya membaca sejak usia dini.
Pihak Perpustakaan Universitas Hasanuddin menyambut baik kunjungan tersebut dan memberikan pendampingan selama proses peninjauan lokasi pengambilan gambar. Mereka pun diajak menuju Chinese Cultural Activity Centre di lantai 3 Perpustakaan Pusat Unhas. Pihak perpustakaan berharap kunjungan seperti ini dapat memperkenalkan fungsi dan peran perpustakaan sebagai ruang belajar yang inklusif, inspiratif, dan ramah bagi semua kalangan, termasuk siswa sekolah dasar.
di Mandarin Corner (CCAC) mereka berbincang dengan Laoshe Chen Dandan beserta 4 orang volunteer CCAC. Mereka pun diajari beberapa kosa kata bahasa Mandarin dan diajak bermain tebak arti kata berhadiah.

Susai dari Mandarin Corner mereka langsung menuju spot foto lantai dua dan Pojok Baca Bank Indonesia (BI Corner) untuk berfoto satu persatu dokumentasi buku tahunan sebagaimana tujuan awal kedatangan mereka
Melalui kegiatan ini, diharapkan para murid UPT SD Unggulan BTN Pemda Makassar tidak hanya memperoleh hasil foto year book yang berkesan, tetapi juga membawa pulang pengalaman positif tentang dunia literasi dan pendidikan tinggi. Perpustakaan Universitas Hasanuddin terus berkomitmen untuk menjadi ruang pembelajaran terbuka yang mendukung kegiatan edukatif dan kreatif masyarakat.
—–