Makassar, 25 Juni 2025 — Perpustakaan Universitas Hasanuddin bekerja sama dengan PT. Nasmedia Makassar akan menyelenggarakan kegiatan bertajuk Program SATU DOSEN SATU BUKU pada Rabu, 25 Juni 2025 bertempat di Aula LPMPP Universitas Hasanuddin. Kegiatan ini menjadi inisiatif strategis dalam mendorong peningkatan budaya menulis dan publikasi ilmiah di kalangan dosen Universitas Hasanuddin.

Program SATU DOSEN SATU BUKU bertujuan untuk memfasilitasi para dosen dalam menghasilkan karya tulis dalam bentuk buku, baik buku ajar, buku referensi, maupun buku populer ilmiah. Dalam kegiatan ini, PT. Nasmedia selaku mitra penerbitan  memberikan panduan, asistensi teknis dengan menggunakan kecerdasan buatan (AI) Gork_3, Chat-GPT, Microsoft Copilot, mulai dari memformulasikan prompt, hingga proses editing dan penerbitan naskah dosen menjadi buku ajar yang layak terbit secara nasional.

Kepala Perpustakaan Unhas, yang diwakili sekretaris Perpustakaan,  Apt. Anshar Saud, S.Si.,M.Farm, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya transformasi peran perpustakaan sebagai mitra aktif dalam pengembangan akademik kampus. “Perpustakaan kini bukan hanya tempat membaca dan mencari referensi, tetapi juga ruang kreatif untuk mendukung produktivitas sivitas akademika, khususnya dosen,” Saat ini perpustakaan unhas telah berlangganan EBSCO Host dan Science Direct dari Elsevier untuk menunjang kegiatan akademik, ujarnya.

Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Rektor 1 bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. dr. Muhammad Ruslin, Ph.D. serta menghadirkan narasumber tunggal dari PT. Nasmedia yakni Ismail Jamaluddin, SE.,M.M. Dalam sambutannya Prof. Ruslin mengatakan bahwa sebuah Langkah maju perpustakaan dapat menyelenggarakan workshop semacam ini yang diharapkan nantinya akan dapat menulis bahan ajar yang naskahnya akan diserahkan kepada pihak penerbit.

Pak Ismail yang tampil sebagai pemateri tunggal, dibantu oleh kru Nasmedia dan pustakawan Ahli Unhas kalangan editor profesional, pustakawan senior, serta pihak manajemen PT. Nasmedia. Mereka akan memaparkan langkah-langkah strategis dalam menyusun naskah buku, termasuk teknik mengelola referensi, struktur penulisan, serta pemanfaatan teknologi dalam menyusun dan menerbitkan karya ilmiah.

Dalam sesi workshop ini, para dosen juga akan mendapat kesempatan untuk berkonsultasi langsung dengan pemateri dan menyampaikan kerangka buku yang tengah atau akan ditulis. Dari hasil workshop tersebut, peserta akan didorong menyelesaikan draft buku dalam jangka waktu yang tidak terlallu lama, untu kemudian diproses peneritannya melalui kerja sama resmi dengan PT. Nasmedia.

Kerja sama ini juga menjadi bagian dari kontribusi nyata Perpustakaan Unhas dalam mendukung peningkatan angka publikasi dosen, yang merupakan salah satu indikator penting dalam penilaian kinerja institusi, baik pada tingkat nasional maupun internasional. Dengan pendampingan langsung dari pihak profesional, diharapkan tidak ada lagi kendala teknis yang menghambat niat dosen untuk menulis.

Pihak Nasmedia sendiri menyambut baik kolaborasi ini dan siap menjadikan Unhas sebagai mitra prioritas dalam pengembangan konten akademik. “Kami sangat antusias karena Unhas memiliki potensi besar. Banyak dosen yang sudah menulis, hanya perlu difasilitasi agar karyanya bisa lebih luas dibaca masyarakat,” ujar perwakilan PT. Nasmedia di awal kegiatan kawasan303.

Melalui program SATU DOSEN SATU BUKU ini, Universitas Hasanuddin semakin menunjukkan komitmennya untuk menjadi institusi yang bukan hanya mengedepankan pembelajaran, tetapi juga produksi dan penyebaran ilmu pengetahuan secara aktif dan berkelanjutan. Kegiatan ini terbuka untuk seluruh dosen di lingkungan Unhas yang ingin menjadikan karya ilmiahnya abadi dalam bentuk buku.

Dengan semangat kolaborasi, Perpustakaan Universitas Hasanuddin berharap program ini dapat menjadi agenda tahunan yang mendorong tradisi menulis semakin kuat di kalangan dosen dan menjadi budaya akademik yang berkesinambungan.